13 August 2007

Lolos Divisi I

PSBI Susul Persewangi
Perseta Gagal Promosi ke Divisi I
BANYUWANGI-PSBI Blitar akhirnya memastikan diri promosi ke Divisi I Liga Indonesia. Dalam pertandingan terakhir di Stadion Diponegoro Banyuwangi kemarin, tim berjuluk Singo Lodro ini menaklukkan seterunya Persiram Raja Ampat dengan skor tipis 1-0 (0-0).

Gol yang mengantarkan PSBI ke Divisi I mendampingi tuan rumah Persewangi Banyuwangi itu diceploskan striker mungil M Arifin lewat titik putih tiga menit sebelum babak kedua bubar. Hadiah penalti ini diberikan wasit Punoto Aji (Semarang) setelah pemain belakang Persiram melanggar salah satu pemain PSBI di kotak penalti.

Sontak, sebiji gol yang melenyapkan impian Persiram berkiprah ke Divisi I ini disambut gegap gempita ratusan suporter PSBI yang memerahkan Stadion Diponegoro. Bersama suporter Persewangi Laros Jenggirat, mereka terus bernyanyi memberikan dukungan untuk Deddy Rukmana dkk. "Alhamdulillah, berkat semangat membara dari dada setiap pemain, kami bisa memenangkan pertandingan ini. Kami bersyukur bisa lolos ke Divisi I," kata Effendi Aziz, pelatih PSBI usai pertandingan kemarin.

Tak lupa, Effendi juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu kesuksesan timnya. Terutama Bupati Blitar dan Muspida Blitar yang hadir langsung di Bumi Blambangan. Dia juga turut berterima kasih kepada suporter Laros Jenggirat yang turut bergabung bersama suporter PSBI. "Sekali lagi, terima kasih. Berkat dukungan dari semua pihak, kami akhirnya bisa lolos ke Divisi I," katanya.

Dengan demikian, Tim Divisi I nasional asal Jatim bertambah tiga, yakni Persikoba Kota Batu, Persewangi Banyuwangi dan PSBI. Sebelumnya Jatim sudah memiliki enam tim Divisi I. Yakni Gresik United, Persibo Bojonegoro, PSMP Mojokerto, Persedikab Kab Kediri, Persipro Probolinggo, dan Persid Jember.

Dalam laga hidup mati kemarin, PSBI tampil kesetanan sejak detik pertama pertandingan. Serangan-serangan sporadis terus diperagakan. Sayang, unggul penguasaan bola, pemain PSBI justru tak bisa mencetak gol. Kurang tenangnya barisan depan menjadi penyebab gagalnya penyelesaian akhir. Hingga pluit babak pertama dibunyikan wasit Purnoto Aji dari Semarang, kedudukan sama kuat 0-0.

Keheningan Stadion Diponegoro akhirnya pecah pada akhir babak kedua. Ini setelah terjadi kemelut di depan gawang Persiram. Karena panik mendapat serangan bertubi-tubi dari kubu PSBI, salah satu pemain Persiram menjegal salah satu pemain PSBI. Tanpa menunggu waktu lama, wasit Punoto Aji langsung menunjuk titik putih. M Arifin yang menjadi algojo sukses menyarangkan bola ke jala Persiram yang dijaga Gerald R Matuti.

Arsitek Persiram Yusuf Ekodono betul-betul kecewa atas kepemimpinan wasit. Dia menilai pengadil lapangan itu terlalu kelihatan membela PSBI. "Kami betul-betul dirugikan wasit. Hadiah penalti itu sebetulnya tak perlu. Semua keputusan-keputusannya sangat merugikan kami," katanya.

Di grup B (Magelang), Perseta Tulungagung gagal lolos ke Divisi I setelah dalam pertandingan kemarin ditahan imbang 1-1 pimpinan klasemen Persires Rengat. Di grup ini, tuan rumah PPSM Magelang akhirnya lolos setelah menjinakkan juru kunci PS Bungo 1-0. Sementara di grup C yang dilangsungkan di Kendal, PS Kendari Utama berhak mendampingi tuan rumah Persik Kendal ke Divisi I. Pada laga terakhir kemarin, Kendari Utama mengalahkan pesaingnya Persiko Kota Baru dengan skor 3-1. Pada saat yang sama, Persik Kendal juga menang 2-0 atas juru kunci Perssin Sinjai.


PPSM susul Persik ke Divisi I
MAGELANG - Tangis haru dan bahagia antar-pemain, pelatih serta manajer tim PPSM Sakti (Magelang) tak terbentung, setelah mengetahui Perseta (Tulungagung) bermain imbang 1-1 melawan Persires (Rengat) di pertandingan akhir Grup B babak 16 besar Divisi II PSSI yang berlangsung di Lapangan SMA Taruna Nusantara, Magelang, Minggu (12/8) kemarin. Sementara pada waktu yang bersamaan, PPSM Sakti yang bermain di Stadion Abu Bakrin, Magelang, berhasil menaklukkan ’’juru kunci’’ Grup B, PS Bungo dengan skor tipis 1-0.
Dengan hasil tersebut, anak asuhan Inyong Lolombulan itu memastikan langkahnya lolos ke putaran delapan besar Divisi II, sekaligus promosi ke Divisi I musim depan. Gol penentu kemenangan PPSM tercipta di menit-menit akhir babak kedua melalui tendangan bebas kapten kesebelasan, Andy ’Grandong’ Setyono.
Tendangan bebas dari luar kotak terlarang itu diberikan wasit Dede Sumarna kepada PPSM Sakti, setelah pemain PS Bungo, Wisky melakukan melakukan pelanggaran terhadap salah seorang pemain PPSM.
Dan mantan pemain PSIS itu yang dipercaya untuk melakukan tendangan bebas berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Kemenangan PPSM Sakti tersebut, langsung diprotes para pemain PS Bungo yang tidak puas terhadap keputusan wasit Dede Sumarna yang memberikan tendangan bebas kepada tuan rumah.
Bahkan, salah seorang pemain PS Bungo, Wisky diusir oleh wasit karena mendapat kartu kuning kedua dan kartu merah. Bahkan, Wisky sempat terlibat saling lempar botol minuman mineral dengan penonton. Akibatnya, permainan yang memasuki masa injury time sempat terhenti beberapa saat.
Usai pertandingan, Pelatih PPSM Sakti, Inyong Lolombulan mengaku bersyukur atas kemenangan yang diraih Andy Setyono dkk, pada pertandingan yang menentukan itu. Selain itu, mantan kapten kesebelasan Arseto Solo ini mengaku, anak asuhannya bermain kurang ’lepas’ dalam melawan PS Bungo, sehingga beberapa kali para pemainnya kurang percaya diri.
’’Mereka terbebani harus memenangkan pertandingan, sehingga kurang lepas. Bila main tenang, mungkin lebih dari satu gol bisa bersarang ke gawang Bungo,’’ ujar Inyong.
Terpisah, Ketua Harian Pengcab PSSI Kota Magelang, Tri Djoko Minto Nugroho mengatakan, pihaknya akan memberikan bonus pada para pemain atas kemenangan dan lolosnya PPSM Sakti ke Divisi I PSSI.
Sementara itu, ribuan pendukung setia PPSM Sakti yang tergabung dalam laskar Simo Lodra menyambut kemenangan tersebut dengan keliling Kota Magelang

Persik sempurna, Kendari lolos

KENDAL - Persik (Kendal) tampil sempurna saat membekap Persin (Sinjai) 2-0 dalam pertandingan terakhir babak 16 besar Divisi I, Grup C, Minggu (12/8) kemarin sore di Stadion Utama, Kebondalem, Kendal. Persik, di dua pertandingan sebelumnya juga meraih kemenangan. Menang 4-0 atas Persiko (Kota Baru), dan menang 3-0 atas PS Kendari Utama.
Dalam pertandingan kemarin Persik tetap tampil menggigit. Pertandingan baru berjalan empat menit, Dwi Kristanto sudah berhasil mejebol gawang lawan yang dijaga Ruswandi Rusdin. Skor tersebut bertahan sampai sang wasit Solikin meniup peluit panjang tanda babak pertama telah selesai.
Memasuki babak kedua, kedua tim menunjukkan permainan yang sangat cantik dan berimbang, sesekali Persin mencoba membangun serangan dan bernafsu menjebol gawang Persik yang dijaga Susanto.
Tidak puas hanya memperoleh satu gol, Persik kembali membangaun serangan, dengan semangat menggebu-gebu. Laskar Bahurekso tak hentihentinya memberi semangat tim kesayangannya, akhirnya melalui tandukan maut Ahmad Noval di menit 73 kembali gawang Persin terkoyak.
Pelatih Persik, Firmadoyo mengaku bangga dengan perjuangan keras anak asuhnya selama pertandingan. ’’Kemenangan ini berkat perjuangan anak-anak dan dukungan suporter yang tidak pernah lelah,’’ jelasnya merendah.
Sementara itu dari pantauan Wawasan, di Stadiun Muh Sarengat, Batang, berlangsung pertadingang yang sama yakni perebutan tiket ke Divisi I. PS Kendari Utama berhasil menaklukkan Persiko (Kota Baru) dengan skor 3-0.
Kedua gol tercinta melalui kaki Saiful Ima di menit 32, dan 62. Serta satu gol lagi tercipta melalui Ferdian Ismail di menit 73. Dengan kemenangan tersebut, PS Kendari Utama menyusul Persik lolos ke Divisi I.

1 comment:

Anonymous said...

Lek, beritanisun dijuwuti. kelendai ikai... he he he. kelendi kabare lek?
web-e persewangi males isun ngisi.

by: ali